Jumat, 28 Agustus 2026

Perkuat Siar Islam, Bupati Buton Tengah Rancang Program Dakwah Terintegrasi hingga Pelosok Desa

Photo Author
Efendy, Rakyat Sultra
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:07 WIB
Bupati Buteng, Dr H Azhari saat membuka kegiatan pembinaan Da'i. Bertempat di aula MAN 1 Buteng, Kemarin (23/10).
Bupati Buteng, Dr H Azhari saat membuka kegiatan pembinaan Da'i. Bertempat di aula MAN 1 Buteng, Kemarin (23/10).

Buton Tengah, Rakyatsultra.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) pastikan mendukung penuh kegiatan yang berkaitan dengan kemaslahatan umat. Salah upaya dukungan tersebut dengan meluncurkan program sinergi dakwah yang akan di masifkan tahun 2026 mendatang. 

Gagasan tersebut disampaikan Bupati Buteng, Dr H Azhari saat membuka langsung kegiatan pembinaan Da'i-Daiyah yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama (Kemenag) Buteng, bertempat di Aula MAN 1 Buteng, Kemarin (23/10). 

Dalam sambutannya, Bupati Azhari menyampaikan rencana strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mendukung program pemerintah hingga ke tingkat desa. Untuk itu kedepan, Pemkab bersama Kemenag Buteng akan saling berkoordinasi sekaligus menyiapkan dana untuk para Da'i maupun Daiya

"Insya Allah, mulai tahun depan kita akan siapkan daftar Da'i-Daiyah tingkat kabupaten yang terkoordinasi. Kemudian, Pemkab akan membantu mengatur jadwal dan menyiapkan anggaran atau honorarium bagi mereka. ," ujarnya. 

Kemudian, lanjut 01-Buteng menjelaskan adanya program sinergi dakwah tujuannya adalah untuk memastikan dakwah tetap menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di masjid-masjid pelosok desa yang mungkin memiliki keterbatasan anggaran.

"Jadi, kalaupun masjid di desa tidak memiliki anggaran khusus, syiar Islam tetap berjalan. Para Da'i dari kabupaten akan hadir dan honornya disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten," ucapnya. 

Lebih lanjut, Mantan Rektor USN Kolaka itu juga menekankan bahwa program ini bertujuan untuk menciptakan sinergi. Para Da'i tidak hanya menyampaikan pesan agama, tetapi juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mensosialisasikan program pembangunan daerah serta menyebarkan pesan kedamaian.

"Ini adalah Sinergi antara Pemda dan Kemenag. Para Da'i kita harapkan dapat membawa pesan-pesan program kita, pesan kedamaian, dan menumbuhkan kecintaan terhadap daerah," jelasnya. 

Disamping itu juga, masih dimomentum Hari Santri, Azhari berkomitmen untuk menyelenggarakan peringatan yang lebih meriah di tahun-tahun mendatang. 

"Tahun depan, peringatan Hari Santri harus kita buat lebih meriah. Minimal harus ada pembeda. Hal ini penting untuk mengukuhkan identitas Buteng sebagai Kota Santri dan Kota Pendidikan, sesuai dengan visi misi kami bersama Wakil Bupati, Bapak Muhammad Adam Basan," ungkapnya. 

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pendakwah dan memperkuat peran mereka sebagai garda terdepan dalam pembangunan mental spiritual masyarakat Kabupaten Buteng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Efendy

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB

Terpopuler

X