WAKATOBI - Seorang nelayan asal Desa Kolosoha, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa saat melaut pada Jum'at malam lalu.
Nelayan bernama La Masahiri meninggal saat sedang memancing di wilayah perairan pulau Tomia, diduga terkena sambaran petir.
"Diduga saat memancing di Pasi dan di sambar petir. Tapi ini baru laporan awal, laporan tertulisnya akan kami terima setelah pemakaman selesai dan pihak keluarga duka telah siap," jelas Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Wakatobi, Oktawinus, Sabtu (3/2).
Atas kejadian ini, DKP Wakatobi bakal berikan santunan kepada keluarga korban.
"Dinas Kelautan dan Perikanan Wakatobi menyampaikan Turut Berduka Cita atas meninggalnya Nelayan kita asal desa Kolosoha atas nama La Masahiri tadi malam pada saat melaut. di perintahkan Kepada Kepala UPTD Tomia utk menindaklanjuti Asuransi Nelayannya karena almarhum adalah peserta asuransi Nelayan yang terdaftar di DKP wakatobi," ucapnya.
Santunan berupa mata uang diberikan karena Almarhum terdaftar sebagai peserta asuransi dengan premi yang masih berlaku. Saat ini masih dilakukan penghitungan premi oleh pihak Jasindo Kendari. (p14/b)