Jumat, 28 Agustus 2026

Penanaman Bougenville Awali Penataan Pembangunan Ibukota

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Sabtu, 20 Januari 2018 | 09:33 WIB

PASARWAJO,- Geliat pembangunan dan penataan Ibukota Pasarwajo mulai ditabuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buton. Penataan pembangunan kota diawali dengan penanaman seribu bunga Bougenville serentak disepanjang jalan Pasarwajo pada Jumat (19/1).

Penanaman bunga Bougenville ini, sekaligus komitmen pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Buton, Umar-Bakry, untuk meratakan pembangunan infrastruktur di Daerah penghasil aspal terbesar di Indonesia ini. Jika pada periode pertama, pembangunan infrastruktur digaungkan dari Pelosok. Kini, giliran Ibukota Pasarwajo.

La Bakry, Pelaksana tugas (Plt) Bupati Buton mengatakan penataan ibukota kabupaten Buton diawali dengan penanaman bunga Bougenville agar Pasarwajo nampak keliatan hijau dan sejuk sehingga menarik perhatian masyarakat lokal maupun pengunjung. "Untuk bisa membanggakan kita semua," katanya.

Kiranya, kata dia, untuk menata ibukota pihaknya membutuhkan dana mencapai Rp 5 triliun lebih. Namun karena keterbatasan anggaran, maka pembangunan dijalankan secara perlahan, sedikit demi sedikit. Sambung dia, baru kemudian dilanjutkan pada kebutuhan pembangunan infrastruktur lain, seperti pengadaan air bersih, pembangunan trotoar dan drainase.

"Kita tata sedikit demi sedikit tidak langsung semua, terutama pangadaan air bersih dalam ibukota karena belum sepenuhnya memberikan kenyamanan bagi warga. Kemudian drainase, trotoar dan seluruh infrastruktur perkotaan," jelas La Bakry.

"Penanaman ini dilakukan agar suatu saat nanti menarik perhatian bagi warga dan pengunjung bahwa ada sesuatu yang berubah di Ibukota, tidak hanya hijau tapi juga berwarna," sambung mantan Wakil Bupati Buton yang tidak lama lagi dilantik sebagai Bupati Buton defenitif menggantikan Bupati Buton nonaktif, Umar Samiun.

Ia menambahkan untuk mewujudkan ibukota Pasarwajo, bersih dan hijau serta sejuk harus dimulai dari Desa/Kelurahan. Mulai dari penataan halaman luar sampai dalam rumah warga. Selain itu, lanjut dia, pembangunan tidak semata-mata dilakukan oleh Pemda, perlu dukungan dan andil dari masyarakat setempat.

Ketua KONI terpilih dua periode ini menargetkan, pada pelaksanaan festival budaya Tua Buton nanti, ibukota Pasarwajo sudah mulai sejuk, berbunga-bunga dan berwarna-warni dimata pengunjung. "Supaya cepat tumbuh, tanaman ini harus kita jaga bersama. SKPD terkait harus rutin melakukan pengawasan. Kalau ada tanaman yang rusak laporkan dan langsung ganti. Jangan didiamkan," imbuhnya. (p2/b/hum)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB

Terpopuler

X