Jumat, 28 Agustus 2026

KKP Bantu Dana Penguatan Adat Liya

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Kamis, 18 Januari 2018 | 09:33 WIB

WAKATOBI - Dalam rangka menjaga kelestarian alam laut dan pesisir, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar kerjasama dengan seluruh perangkat adat se Liya Raya, Kecamatan Wangiwangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Senin (15/1).

Kegiatan yang mengangkat tema fish forever ini digelar di pelataran benteng Liya Togo, dihadiri pihak RARE Indonesia. Melibatkan kelompok forum nelayan posa'asa Liya, dirangkaikan dengan penyerahan bantuan secara simbolik kepada ketua adat Liya Raya (Mentu'u Liya), La Ode Harisi melalui Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Wakatobi, Oktawinus.

Oktawinus mengatakan, Dipilihnya Liya dalam kerjasama ini karena satu-satunya daerah yang mempunyai peraturan bupati tentang pengelolaan perikanan berbasis masyarakat adat.

Tujuan kegiatan ini untuk memberikan kampanye penyadaran terhadap penyelamatan lingkungan. "Kemudian bagaimana komitmen untuk selalu menjaga kawasan pesisir dan kawasan perikanan kita," tuturnya.

Sehingga lanjut dia, kegiatan ini melibatkan masyarakat adat dalam memberikan kontribusi dan pengawasan maupun kontrol terhadap penggunaan sumber daya alam.

"Salah satu penguatan kita melalui lembaga adat se Kadie Liya juga melibatkan kelompok forum nelayan di Liya raya," tambahnya.

Secara struktur, kata sapaan Awi, kelembagaan adatnya secara masif bisa diterima oleh seluruh masyarakatnya. Selain itu, kelompok nelayan juga menjadi kuat atas dorongan dari lembaga adat dalam pengelolaan wilayah laut.

Ketua adat Kadie Liya, La Ode Harisi menekankan bagi para nelayan pencari ikan untuk mengikuti peraturan-peraruran yang telah lama ditetapkan oleh leluhur.

"Jangan sekali-kali membom ikan, karena ikan penghuni laut juga menangis kalau rumah dan lingkungan mereka dirusak. Jadi saya minta nelayan silahkan melaut cari ikan dengan cara yang ramah lingkungan," akunnya.

Perlu diketahui, bantuan yang diberikan dalam bentuk barang itu berupa Sarung adat, karpet baruga, alat snorkeling, keris adat untuk digunakan sebagai fasilitas kegiatan adat.(p14/b/hum)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
X