KENDARI, RSONLINE - Pasca pengrusakan Kantor KPU Buton, Kapolres Buton, Andi Herman memastikan personel polisi akan ditambah dari 250 mencapai 300 orang.
Andi menyampaikan apa yang terjadi di kantor KPU Buton merupakan pelajaran bagi pihaknya. Karenanya, Andi sudah menggerakkan personel kepolisian baik dari Polres Buton maupun bantuan dari Polda Sultra. Terkait masuknya Buton sebagai daerah yang rawan tinggi, Andi memastikan apapun keputusaannya, pihaknya siap untuk melakukan pengawalan baik dilapangan maupun mengamankan komisioner KPU Buton beserta berkas yang ada di kantor KPU Buton.
"Kami jamin, komisioner KPU akan menjadi tanggung jawab kami. Sehingga tahapan di Pilkada Buton akan terus berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan," ujarnya, saat ditemui usai menghadiri acara deklarasi pemilu damai di Hoten Grand Clarion, Kamis (6/10).
Lanjut, Kapolres dengan pangkat AKBP ini menuturkan, zona apapun yang ada di Buton pihaknya sudah siap. Dia melihat bahwa dalam pilkada semuanya rawan, sehingga pihaknya selalu siap menghadapi kondisi apapun.
"Zona apapun itu kami siap, saya menganggap semua rawan , jadi saya harus siap dari semua situasi yang timbul nantinya"tuturnya
Untuk didaerah yang sedikit terpencil atau harus melawati lautan, pihaknya sudah menyiapkan personel kepolisian yang bertugas untuk mengamankan daerah tersebut.(P4-P11/b/ian)