Jumat, 28 Agustus 2026

Sampolawa Jadi Sentra Industri Perikanan Terpadu

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Senin, 26 September 2016 | 08:14 WIB

-
Ilustrasi

RAKYATSULTRA.COM, BATAUGA - Teluk Sampolawa yang terletak di Kabupaten Buton Selatan oleh pemerintah pusat ditetapkan sebagai Sentra Industri Perikanan dan Kelautan Terpadu. Penetapan tersebut melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2016.

Dengan penetapan tersebut, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, berencana akan menbangun fasilitas perikanan dan kelautan berupa dermaga representatif, gudang cool-storage, dan aneka pabrik industri hasil perikanan.

Menurut Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Selatan (Busel) Ir Heru Sungkowo, S.AP, setelah penetapan tersebut pekan lalu, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kementerian Kelautan dan Perikanan berkunjung ke kawasan teluk yang memiliki luas mencapai 60 km persegi itu, untuk menentukan design pola kawasan seperti apa, pembangunannya nanti.

"Tim Monev pekan lalu selama dua hari meninjau kawasan Teluk Sampolawa dalam rangka mencari desain kawasan ," ujar Heru Sungkowo usai mendampingi tim dari kementerian pekan lalu.

Dari penilaian tim monev, lanjut dia, disana mereka melihat posisi industri perikanan dengan lokasi yang sangat strategis. "Panjang dermaga yang ada perlu ditambah 60 meter lagi agar bisa didapat kedalaman laut 32 meter, sehingga kondisi ini sangat layak untuk pelabuhan alam perikanan yang sangat representatif," jelas Heru Sungkowo.

Dijelaskan pula, untuk persiapan lahan pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu sesuai Inpres nomor 7/2016 itu, pemkab Busel sudah membebaskan sekitar lima hektar lahan, dan akan dikembangkan secara bertahap hingga 20 hektar, dan pada akhirnya nanti akan dibebaskan 100 hektar untuk kawasan sentra industri perikanan terpadu.

”Mulai tahun ini, pemkab Busel sudah mulai membangun coolstorage sebagai stimulan." tandas Heru Sungkowo.

Menurut dia, terpilihnya Busel sebagai Sentra Perikanan Terpadu menurut Inpres Nomor 7/2016 karena kondisi geografis wilayahnya yang memiliki potensi perikanan dan Kelautan, merupakan jalur migrasi ikan, baik yang belakis kecil maupun besar, melintasi sepanjang musim menuju Australia. (mun/hum)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB
X