Jumat, 28 Agustus 2026

Wali Kota Rombak Pejabat Eselon III dan IV

Photo Author
Administrator, Rakyat Sultra
- Selasa, 21 Juni 2016 | 11:59 WIB
Walikota Baubau, AS Tamrin saat melakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV lingkup Pemkot Baubau yang digelar diaula Palagimata Kota Baubau, Senin (20/6).
Walikota Baubau, AS Tamrin saat melakukan pelantikan pejabat eselon III dan IV lingkup Pemkot Baubau yang digelar diaula Palagimata Kota Baubau, Senin (20/6).

- Lurah Labalawa Batal Dilantik BAUBAU- Wali Kota Baubau AS Tamrin melantik 36 pejabat eselon III dan IV serta 3 Lurah, dalam upacara pelantikan pejabat lingkup Pemkot Baubau yang digelar di aula Palagimata Kota Baubau. Turut hadir dalam upacara tersebut Wakil Wali Kota Baubau Waode Maasra Manarfa, Sekretaris Kota Baubau Muhammad Djudul serta pejabat eselon II lingkup Pemkot Baubau.

Dalam sambutannya, Walikota Baubau AS Tamrin MH menuturkan pelantikan pejabat lingkup Pemkot Baubau merupakan hal yang lumrah dan wajar untuk penyegaran kembali kinerja pemerintahan. Sehingga dapat terjalin sinergitas dan peningkatan kualitas kerja.

"Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar-wajar saja terjadi dilingkup Pemkot Baubau. Apalagi dengan tuntutan yang dihadapi dimasa yang akan datang itu akan semakin meningkat sehingga perlu adanya pembinaan dan penyegaran organisasi," tuturnya.

Kata dia, dengan pengangkatan beberapa pegawai di lingkup Pemkot Baubau diharapkan kopetensi dimasing-masing aparatur pegawai negeri sipil dapat terjalin. Sehingga dapat memunculkan kerukunan dan motivasi kinerja kepada setiap PNS, serta mendorong ide-ide kreatif yang dimiliki pegawai yang baru diangkat pada jabatan baru. "Saya meminta kepada jajaran pejabat Pemkot Baubau untuk memahami tugas dan fungsinya. Cukup bekerja saja dengan baik agar menjadi cacatan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga kinerja penyelenggaraan pemerintah dapat disiasati dengan baik untuk mendapat hasil yang memuaskan," tambahnya.

Dia menambahkan, dalam organisasi pemerintahan ada paradigma berorganisasi pada masyarakat untuk melakukan kordinasi, singkronisasi, dan integrasi dengan seluruh stekholder pemerintah untuk memenuhi maksud tertentu dengan mengedepankan prinsip-prinsip serta kerja keras.

"Pejabat yang menduduki jabatan baru diharapkan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Sementara bagi pejabat yang tergeser posisinya saya ucapkan banyak terima kasih atas kinerja dan dedikasi yang disumbangkan oleh setiap pejabat dalam upayanya untuk mengabdikan diri terhadap negeri," terangnya.

Namun sayang, pelaksanaan upacara kenegaraan itu sempat diwarnai ketegangan dari salah satu peserta pelantikan. Betapa tidak, La Rajila yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Lurah Sulaa yang telah mendapatkan undangan pelantikan sebagai Lurah Labalawa terpaksa gagal dilantik dengan alasan yang kurang pasti.

"Saya diundang untuk menghadiri acara pelantikan sebagai Lurah dan saya harus mengenakan pakaian kebesaran putih-putih. Gladi juga saya ikuti tapi kenapa setelah dimulainya acara tiba-tiba ada staf dari BKDD Baubau langsung menghampiri saya agar tidak maju kedepan dalam pengukuhan pemasangan pangkat dan gobang garuda sebagai simbol Lurah," keluh La Rajila saat ditemui seusai pelantikan.

Sementara itu, Kepala BKDD Baubau Asmaun menjelaskan pihaknya tidak tahu menahu manakala adanya nama La Rajila yang akan diangkat sebagai lurah. Namun demikian, hadirnya La Rajila dengan mengenakan kostum kebesaran lurah dianggap sebuah miss komunikasi semata.

"Dia (La Rajila, red) tidak dilantik sebagai Lurah. Itu kesalahan dari dia bukan dari kami. Dia salah dapat informasi sehingga mengenakan pakaian yang salah," singkat Asmaun. (rs)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pemkab Buton Tengah Kembali Raih Opini WTP

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:57 WIB

Terpopuler

X